Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam TKJ

Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) merupakan bidang ilmu berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi yang terkait dengan kemampuan algoritma, pemrograman komputer, perakitan komputer, perakitan jaringan komputer, pengoperasian perangkat lunak, dan internet. Pada artikel kali ini akan membahas secara khusu mengenai Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) atau yang biasa dikenal dengan ICT (Information and Communication Technologies).

Baca Juga: Sekilas Materi Tentang Jaringan Komputer

Pengertian

Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) mempermudah kehidupan manusia. Jika menggunakan TIK, dunia akan terasa tidak memiliki jarak. Kehadiran komputer, internet, telepon seluler, dan berbagai alat TIK tersebut membuat arus informasi semakin mudah di akses dengan lancar.

TIK memuat semua teknologi yang berkaitan dengan penanganan informasi. Penanganan ini termasuk pengambilan, pengumpulan, pengolahan, penyimpanan, penyebaran, dan penyajian informasi. Dengan demikian, TIK adalah teknologi yang berhubungan dengan pengambilan, pengumpulan, pengolahan, penyimpanan, penyebaran, dan penyajian informasi.

teknologi informasi dan komunikasi merupakan hasil rekayasa manusia terhadap proses penyampaian informasi dan proses penyampaian pesan (ide, gagasan) dari satu pihak kepada pihak lain sehingga penyampaia tersebut menjadi lebih cepat, jangkauannya lebih luas, dan penyimpanannya lebih lama.

Ada tiga kata yang harus kita pahami sebelumnya, yaitu:

  • Information (informasi): hasil dari data yang diolah dan menerangkan sesuatu serta berguna bagi yang mengetahuinya.
  • Communications  (komunikasi):  pengiriman dan penerimaan pesan atau berita  antara 2 pihak atau lebih sehingga pesan yang dimaksud dapat dipahami. 
  • Technology (teknologi): kemampuan teknik yang berlandaskan pengetahuan ilmu eksakta yang berdasarkan proses teknis.

Dengan demikian TIK atau ICT merupakan teknologi yang dapat  diandalkan untuk memberikan layanan yang efektif dan efisien.

Cakupan dalam TIK

–Ada 2 cakupan dalam ICT, yaitu –Teknologi Informasi dan –Teknologi Komunikasi. Teknologi  informasi  berkaitan dengan segala hal  yang meliputi proses,  penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan pengelolaan informasi. Sedangkan teknologi komunikasi merupakan segala sesuatu yang memiliki kaitan dengan penggunaan alat  bantu untuk memproses dan mentransfer data dari perangkat yang satu ke perangkat lainnya.

Peranan TIK

TIK memiliki berbagai peranan yang sudah banyak digunakan dalam banyak bidang seperti pada bidang bisnis, pendidikan, kesehatan, pemerintahan, industri dan manufaktur.

Penerapan TIK pada bidang bisnis

TIK telah banyak digunakan untuk mendukung proses bisnis yang terjadi pada perusahaan, baik bidang ekonomi maupun perbankan. Hali ini ditandai dengan hadirnya aplikasi-aplikasi dan layanan e-bussiness, e-commerce, e-banking dan lain-lain.

Kebutuhan efisiensi waktu dan efektifitas biaya menyebabkan setiap pelaku bisnis merasa perlu untuk menerapkan teknologi informasi dan komunikasi dalam lingkungan kerja. Penerapan TIK ini menyebabkan perubahan pada kebiasaan kerja. Misalnya penerapan Work from Home (WFH) yang mengakibatkan para pekerja sebelumnya harus datang ke kantor untuk bekerja, sekarang harus bekerja dari rumah.

Penerapan TIK pada bidang pendidikan

Penerapan TIK pada bidang pendidikan telah memberikan kontribusi bagi perkembangan teknologi pembelajaran. Dalam pelaksanaan pembelajaran sehari-hari  sering dijumpai  kombinasi teknologi audio/data, video/data, audio/video, dan internet. Internet merupakan alat komunikasi yang murah dimana memungkinkan terjadinya  interaksi antara dua orang atau lebih. Hal ini memfasilitasi terjadinya proses pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang terjadi saat ini akibat dari pandemi yang masih berlangsung.

Kemampuan  dan karakteristik internet  memungkinkan terjadinya proses belajar  mengajar jarak jauh (E-Learning) menjadi ebih efektif dan efisien sehingga dapat diperoleh hasil yang lebih baik. Dengan hadirnya E-learning  setiap siswa bisa mengakses materi  pembelajaran yang disediakan melalui situs web sekolah maupun layanan pihak ketiga seperti Google Classroom.

Siswa dapat berinteraksi dengan guru atau dengan siswa lain tanpa perlu hadir  dikelas. Materi pembelajaran secara daring (online), membuat siapa saja bisa mengakses materi tersebut tanpa dibatasi oleh jarak dan waktu.

Penerapan TIK dalam bidang kesehatan

Penerapan TIK dalam bidang kesehatan telah mengubah pola juru medis dalam cara untuk mengetahui riwayat penyakit pasien, yaitu dengan menggunakan sistem berbasis kartu cerdas (smart card). Dengan penggunaan kartu tersebut, riwayat penyakit pasien yang datang ke rumah sakit akan direkam ke dalam sistem. Hal ini mempermudah dalam pencarian dan membuat data pasien lebih terstruktur.

Peranan lain TIK dalam bidang kesehatan yaitu digunakannya robot untuk membantu proses operasi pembedahan serta penggunaan komputer hasil pencitraan tiga  dimensi untuk menunjukkan letak tumor dalam tubuh pasien.

Penerapan TIK dalam pemerintahan

Penerapan TIK dalam pemerintahan dikenal dengan istilah  E-government. Tujuan pemanfaatan TIK dalam pemerintahan adalah untuk membuat pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih efisien. TIK juga dapat memberdayakan masyarakat  karena dengan adanya infrastruktur E-government akan mempermudah dan mempercepat pengaksesan informasi dari pemerintah. Selain itu, TIK dapat  mendukung pengelolaan pemerintahan menjadi lebih efektif dan bisa meningkatkan komunikasi antara pemerintah dengan sektor usaha dan industri.

Peranan lainnya yaitu pendataan secara terpusat untuk data penduduk. Hal ini mempermudah dalam penyaluran program bantuan pemerintah agar tepat sasaran. Seperti program Prakerja, program Bantuan langsung Tunai (BLT) dan sebagainya.

Peranan ICT dalam bidang industri dan manufaktur

Dalam bidang industri, komputer digunakan dalam proses perencanaan sebuah produk baru (desain produk) melalui program desain seperti Computer Aided Design (CAD), Multimedia, Web design, dll.

Pada tahap produksi, digunakan robot yang dikendalikan oleh komputer dengan program Computer Numerical Control (CNC) dan Computer Aided Manufacture (CAM). Bahkan, ujicoba ketahanan kendaraan dapat dilakukan dan disimulasikan dengan komputer.

Contoh Peralatan TIK

  • –Televisi, yaitu alat penerima informasi yang berupa gambar dan suara. Televisi berasal dari kata tele (jauh) dan vision (tampak/visual).
  • –Internet, yaitu hubungan antar komputer dalam suatu jaringan global yang memungkinkan setiap komputer saling bertukar informasi. –
  • GPS (Global Positioning System), yaitu alat informasi berfungsi menentukan letak, arah atau kecepatan benda yang berada di permukaan bumi.
  • –Faximile, yaitu alat untuk mengirim dan menerima dokumen melalui jalur telepon. Dokumen yang dikirim dengan faximile sama persis dengan dokumen asli.
  • –Satelit komunikasi, yaitu benda buatan manusia yang diletakkan di ruang angkasa untuk keperluan telekomunikasi.
  • –Telepon, yaitu alat komunikasi berguna untuk mengirim data suara melalui sinyal listrik.
  • –Handphone atau telepon seluler, yaitu alat komunikasi bergerak untuk mengirim data suara. Telepon seluler menggunakan gelombang elektromagnet sebagai media penghantar. –
  • Modem, yaitu perangkat keras yang berfungsi mengubah sinyal digital menjadi sinyal listrik yang dapat merambat melalui telepon, dan sebaliknya. Modem merupakan perangkat penting untuk mengakses Internet.

Keuntungan dalam penerapan TIK

1. Membantu mempercepat pekerjaan manusia.

Dengan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi, pekerjaan manusia akan menjadi lebih cepat dan mudah. Misalnya, proses pembuatan proposal yaysan sosial, apabila menggunakan mesin ketik, maka diperlukan waktu yang lama dan dengan keakuratan yang rendah. Lain halnya apabila dikerjakan dengan menggunakan komputer dan printer untuk mencetaknya,pekerjaan ini akan menjadi lebih cepat dan akurat untuk menyusun proposal yang akan dikerjakan.

2. Mempermudah komunikasi jarak jauh.

Sebelum adanya teknologi informasi dan komunikasi seperti sekarang ini, proses komunikasi masih bersifat analog. Untuk mengirimkan kabar menuju keluarga yang letaknya jauh, harus menggunkan surat dengan waktu tempuh lebih dari 2 hari, dan itupun terkadang tidak sampai pada tujuan. Dengan teknologi sekarang, bisa menggunakan sms, e-mail dan lain sebagainya yang merupakan produk teknologi informasi. Dengan menggunakannya, maka jarak yang jauh bukan lagi menjadi hambatan dalam berkomunikasi, waktu tempuhpun menjadi relatif singkat dengan keakuratan yang sangat terjamin.

3. Mempermudah sistem administrasi

Sistem administrasi tanpa menggunakan bantuan teknologi informasi dan komunikasi akan menjadi lambat dan membutuhkan tempat yang besar. Dalam hal ini, misalny saja untuk proses penghitungan suara oleh KPU. Dalam hitungan jam saja, sudah bisa terakumulasi total suara dalam satu negara. Betapa besar manfaat adanya teknologi ini. Bisa dibayangkan seandainya tidak ada teknologi ini, mungkin diperlukan waktu hingga berbulan-bulan untuk melakukan penghitungan secara manual.

4. Mempermudah proses transaksi keuangan

Sebelum berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi, proses transaksi keuangan dilakukan secara konvensional. Nasabah harus mendatangi Bank untuk bertransaksi, begitu pula apabila akan dilakukan trnasaksi jual beli, pihka pembeli harus bertemu dengan pihak penjual untuk kemudian bertransaksi secara langsung. Namun, sekarang ini, proses transaksi sudah bisa dilakukan melalui berbagai cara, yakni bisa melelui ATM, SMS Banking dan E-Banking. Dengan cara- cara ini, maka kedua belah pihak yang terlibat transaksi tidak harus bertemu.

Kerugian dalam penerapan TIK

1. Komunikasi menjadi hampa

Sebelum adanya teknologi bidang komunikasi, untuk melakukan komunikasi, haruslah bertemu antara satu pihka dengan pihak lainnya, sehingga proses komunikasi menjadi nyata dan transparan. Sekarang ini, proses komunikasi tidak harus bertatap muka, sehingga terasa kurang puas.

2. Penyalahgunaan untuk tindakan kriminal dan asusila

Maraknya penipuan dan penuculikan belakangan ini melalui situs jejaring sosial, juga merupakan efek negatif dari berkembangnya dunia informasi dan komunikasi. Selain itu, bahaya dari situs prnografi merupakan acncaman nyata bagi para generasi mida,khususnya siswa sekolah. –

3. Penyalahgunaan untuk pencurian keuangan

Belakangan ini muncul berita mengenai pembobolan uang nasabah, dari hal ini jelas sekali bahwa kemampuan di bidang teknologi informasi dan komunikasi yang tidak diimbangi dengan iman yang kuat, maka seseorang dapat terjerumus dalam tindakan pencurian melalui media internet.

4. Munculnya perilaku individualisme,ketergantungan dan  egois

Semakin tergantungnya manusia akan bidang ini, maka jiwa sosialnya akanberkurang. Misalnya saja orang akan lebih senang berada didepan komputer dari pada mengikuti kegiatan remaja atau ibadah. –

5. Manusia menjadi malas beraktifitas

Ini adalah dampak yang paling nyata yang dapat kita lihat dan rasakan, hampir tiap waktu, sepulang sekolah, siswa sekolah lebih banyak menghabiskan waktunya di warnet untuk bermain game online. waktu mereka untuk belajarpun menjadi berkurang, disinilah peran orang tua harus aktif untuk bisa menjelaskan pada anaknya mengenai pembagian waktu untuk belajar dan bermain. –

Referensi

Sugiatmoko A. 2017. MODUL 1 PENGENALAN ICT (Information and Communication Technologies)(Teknologi Komunikasi dan Informasi). Pontianak: STMIK Pontianak.

Tinggalkan komentar

error: Content is protected !!