Belajar Saham Untuk Pemula Dengan 10 Tips Mudah

Dunia saham memang menarik pada era digital ini karena kemudahan akses dan informasi yang berlimpah. Untuk para pemula yang baru belajar dalam dunia saham, Kami mencoba membagikan tips yang dapat menambah wawasan dalam dunia saham.

Belajar Saham Untuk Pemula

Belajar Saham Untuk Pemula

Berikut ini 10 tips mudah bagi pemula seperti Anda untuk belajar saham:

1. Tambah Pengetahuan Anda

Tentu saja hal pertama yang perlu pemula seperti Anda lakukan saat belajar saham adalah mencari pengetahuan sebanyak-banyaknya. Karena apabila Anda benar-benar ingin menekuni dunia saham sebagai instrumen investasi Anda, maka harus terus belajar.

Pada masa digitalisasi ini, Anda bisa mendapatkan berbagai informasi terkait saham di mana saja seperti YouTube, Artikel, podcasr dan buku pdf. Namun tetap pelu memperhatikan kredibilitas sumber referensi pengetahuan tersebut.

Dengan begitu Anda tidak usah ragu untuk berdiskusi dengan orang-orang yang memiliki latar belakang pendidikan ekonomi. Apalagi dengan orang-orang yang memang sudah lama terjun ke dalam dunia saham.

Pengalaman dari mereka yang sudah lama terjun ke dunia saham tentu saja akan memberikan Anda gambaran mengenai bagaimana berinvestasi saham yang benar dan menguntungkan.

Nikmati proses belajar ini dan Anda tidak perlu terburu-buru untuk langsung mengejar keuntungan tinggi. Apabila Anda telah paham mengenai dasar dan tata cara berinvestasi saham yang benar, tentu saja Anda juga akan dengan mudah mendapatkan keuntungan.

Baca Juga: Belajar Saham Online Gratis dari Buku Digital

2. Tentukan Tujuan Investasi dan Kenali Kondisi Keuangan

Pemula yang baru belajar, perlu menentukan tujuan investasi saham dan mengenali kondisi keuangan terlebih dahulu. Sama halnya saat menuju suatu lokasi, tentukan dulu tujuan Anda untuk datang ke lokasi tersebut.

Begitu pun dengan investasi. Sebelum melakukan investasi, Anda perlu menentukan terlebih dulu apa yang menjadi tujuan saat berinvestasi. Tujuan ini nantinya akan berpengaruh terhadap nominal dan jangka waktu yang diperlukan serta membuat Anda tetap termotivasi melakukan investasi dengan cara yang benar.

Tambahan, penting juga bagi pemula seperti Anda untuk belajar mengenali kondisi keuangan. Anda jangan pernah sampai memaksakan untuk melakukan investasi saham sedangkan kondisi keuangan sedang tidak mendukung.

Penting untuk berinvestasi dengan menggunakan uang yang memang sudah Anda miliki dan kebutuhan utama sudah terpenuhi. Jangan pernah melakukan investasi dengan uang pinjaman. Karena bisa saja bunga pinjaman lebih besar dibandingkan dengan keuntungan yang Anda dapatkan dari Investasi ini.

3. Mulai dari Nominal Kecil

Mulailah dari nominal kecil saat memulai belajar saham ini. Tidak perlu tergesa-gesa untuk berinvestasi dengan nominal yang besar.

Sangan Kami sarankan untuk memulai berinvestasi dengan nominal yang kecil terlebih dulu, lalu perlahan bertambah besar. Seiring dengan bertambahnya pengetahuan, pengalaman dan percaya diri Anda dalam berinvestasi, dengan begitu akan semakin yakin untuk berinvestasi saham dengan nominal yang lebih besar.

4. Belajar Memahami Risiko dan Peluang Keuntungan

Dalam memahami risiko, singkatnya apabila Anda ingin mendapatkan keuntungan yang tinggi, maka konsekuensinya berupa Anda perlu membeli saham dengan risiko yang tinggi. Namun apabila Anda belum percaya diri untuk mengambil saham dengan risiko tinggi, maka silahkan memilih saham perusahaan yang memiliki track record baik dan telah dikenal masyarakat luas.

Keuntungan yang Anda dapatkan dengan membeli atau memiliki saham terbagi menjadi dua jenis, yaitu dividen dan capital gain. Dividen merupakan keuntungan yang Anda dapatkan dari pembagian keuntungan yang dihasilkan oleh perusahaan. Dividen ini diberikan kepada investor setelah mendapat persetujuan dari pemegang saham dalam RUPS.

Sedangkan, capital gain adalah keuntungan yang investor dapatkan dari selisih antara harga beli dengan harga jual saham. Capital gain ini terbentuk karena adanya aktivitas perdagangan saham di pasar sekunder. Keuntungan didapat dari pengurangan harga jual beli dengan harga jual.

Ada untung, tentu ada rugi. Dengan begitu penting bagi Anda pemula dalam dunia saham perlu belajar memahami risiko dan keuntungan.

Berbagai risiko yang akan Anda hadapi misalnya capital loss dan risiko likuidasi. Capital loss merupakan lawan dari capital gain, yaitu suatu kondisi di mana investor menjual saham lebih rendah dibandingkan harga beli.

Risiko likuidasi ini dapat terjadi saat perusahaan dinyatakan bangkrut oleh pengadilan atau tatkala perusahaan tersebut dibubarkan. Apabila kasus seperti itu terjadi, maka pemegang saham mendapat hak klaim dengan prioritas terakhir setelah seluruh kewajiban perusahaan tersebut dapat dibayar lunas menggunakan hasil dari penjualan kekayaan yang dimiliki perusahaan.

Jika masih terdapat sisa dari hasil penjualan kekayaan perusahaan tersebut, maka sisa itulah dibagi secara proporsional kepada seluruh pemegang saham. Akan tetapi, jika tidak terdapat lagi sisa kekayaan yang perusahaan miliki, maka pemegang saham tidak akan memperoleh hasil dari likuidasi tersebut.

5. Bijak Menggunakan Modal

Menggunakan modal dengan bijak perlu Anda pahami dalam belajar saham untuk pemula. Selanjutnya hal yang perlu Anda perhatikan agar cara berinvestasi saham bagi pemula yaitu dengan terlebih dahulu membagi modal yang Anda miliki menjadi beberapa aset atau yang biasa disebut dengan diversifikasi.

Misalnya yang umum yaitu melakukan diversifikasi pada emas, saham, properti, dan surat hutang. Mengapa langkah diversifikasi ini perlu Anda lakukan? Karena tujuannya yaitu untuk pencegahan terhadap kegagalan total apabila salah satu aset Anda mengalami kerugian. Karena masih terdapat aset lainnya yang mengalami keuntungan, maka beban yang Anda rasakan jika mengalami kerugian pun relatif kecil.

6. Memilih Perusahaan Yang Tepat Untuk Investasi

Waspada dengan nominal murah saham, jangan sampai Anda tergiur. Perlu untuk memperhatikan baik-baik perusahaan yang Anda pilih sahamnya.

Selanjutnya Anda perlu memastikan bahwa perusahaan yang akan anda jadikan tempat investasi berjalan dengan lancar, ada sistem yang terstruktur, dan terkelola dengan baik. Dengan begitu operasional perusahan tersebut juga akan berjalan dengan lancar.

Perusahaan yang memiliki manajemen dan pengelolaan yang baik oleh orang-orang yang ahli pada bidangnya, memang memiliki kecenderungan untuk terus berkembang seiring dengan perkembangan prospek. Namun sebaliknya, perusahaan yang tidak memperhatikan perkembangan perusahaannya, tentu saja akan ditinggalkan oleh para calon investor.

7. Menghindari Pasar Derivatif

Pasar derivatif adalah merupakan pasar keuangan bagi perdagangan derivatif. Pasar derivatif ini dapat dibagi lagi menjadi 2 yaitu bursa berjangka derivatif dan perdagangan derivatif di luar bursa (Over-the-counter).

Bagi pemula yang baru belajar dunia saham, tidak Kami sarankan langsung ikut serta dalam pasar derivatif tersebut.

8. Tetap Realistis Terhadap Ekspektasi

Berikutnya Anda perlu tetap realistis terhadap ekspektasi saat belajar saham untuk pemula. Perlu Anda ingat bahwa ketika melakukan investasi tentu saja memerlukan waktu untuk mendapatkan keuntungan.

Anda perlu bersikap realistis dan jangan berekspektasi akan mendapatkan keuntungan besar dalam waktu singkat. Pola pikir seperti itulah yang akan membahayakan Anda dan membuat merupakan cara yang tidak benar dalam berinvestasi. Pengembalian yang berkisar antara 12-18% dalam kurun waktu satu tahun merupakan nilai yang baik dalam pasar saham.

Selain itu, yang tidak kalah penting yaitu memiliki pemahaman bahwa keuntungan yang Anda dan orang lain dapatkan bisa saja berbeda. Bisa saja Anda mendapatkan keuntungan yang sama dengan orang lain dan bisa saja tidak sama.

Karena mungkin orang lain sudah berinvestasi dalam saham sejak beberapa tahun terakhir dan mungkin telah memperoleh keahlian yang luar biasa. Sedangkan Anda baru belajar sehingga akan melalui proses yang relatif panjang.

9. Atur Emosi Ketika Berinvestasi

Terkadang pemain saham pemula yang masih belajar sering mengecek nilai saham dalam sehingga membuat penasaran dan tidak sabaran. Memang kecenderungan untuk merasa segera mendapatkan keuntungan menjadi dasar perilaku tersebut.

Ditambah lagi dengan faktor internal dan eksternal yang juga bisa mempengaruhi pengambilan keputusan. Dengan begitu, jangan pernah mengambil keputusan berdasarkan emosi ketika Anda berinvestasi di pasar saham.

Kesenangan Anda pada suatu perusahaan bukanlah jaminan bahwa perusahaan tersebut akan berdampak baik terhadap investasi saham Anda. Jika tidak menguntungkan dan tidak berpotensi untuk masa depan yang baik, maka mungkin perusahaan itu bukanlah pilihan Anda untuk berinvestasi saham.

Baca Juga: Belajar Saham Pemula dan Cara Main Yang Benar

10. Temukan Mentor Yang Tepat

Yang tidak kalah penting selanjutnya yakni menemukan mentor yang tepat saat Anda ingin belajar saham bagi pemula. Mentor dapat membimbing Anda dalam belajar dan menganalisa risiko serta menemukan peluang yang merupakan hal penting dalam investasi saham.

Telah banyak beberapa perusahaan maupun perorangan yang siap membimbing pada investor muda dan yang baru ingin memulai serta belajar saham. Anda dapat mencari informasi tersebut melalui pencarian online di internet.

error: Content is protected !!